IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD

IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD

IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD, anda bisa menyimak artikel kami tentang IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD dibawah ini.

Setelah sukses dengan perangjat sebelumnya IMO light, IMO kembali merilis produk smartphone baru, IMO Buzz. Diklaim memiliki layar super jernih, IMO Buzz memiliki layar 5 inch dengan resolusi qHD.

Smartphone dengan banderol harga Rp Rp849 ribu-an ini, didukung dengan prosesor dual Core Cortex A9 1,2 GHz, chipset MTK 6572 dan RAM 512 MB, memori internal 4GB, serta slot memori eksternal yang bisa ditambahkan dengan kartu microSD hingga 32 GB.

Berjalan pada OS Android 4.4 kitkat, IMO Buzz memiliki kemampuan Dual-SIM GSM, yang bisa diaktifkan secara bersamaan. Bagi Anda yang berminat memilikinya bisa langsung membelinya di website resminya disini.

Spesifikasi
– Dimensi: 132x67x9.3mm
– Berat: 318 gram
– Layar: IPS Capacitive Touchscreen, lcd 5inch QHD 540×960 pixel, Multitouch
– Prosesor: Dual Core Cortex A9 1,2 GHz, MTK 6572, GPU Mali 400MP
– Memori: Internal RAM 512 MB + NAND FLASH 4 GB, Micro SD up to 32 GB
– Konektivitas: Dual SIM, 3G, WCDMA, GPS, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi hotspot
– Kamera: 5.0 Mp, Secondary 0.3 Mp
– OS: Android OS, v4.4

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul IMO Buzz, Android Kitkat Murah 5 Inci qHD ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal

Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal

Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal, anda bisa menyimak artikel kami tentang Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal dibawah ini.

Steve Jobs bisa jadi adalah sosok fenomenal yang cukup banyak mengantongi paten di sepanjang hidupnya. Bahkan, sebelum Jobs meninggal, ada 141 paten yang telah sempat disahkan.

Dilansir dari 9to5mac, Adalah MIT Technology Review mencatat bahwa dari 458 paten dikreditkan Jobs, hampir sepertiga dari paten-paten tersebut telah diberikan sesaat sebelum kematiannya di bulan Oktober 2011. Sejak kematiannya pada 2011 karena kanker pankreas, mantan CEO Apple tersebut telah mengantongi 141 paten. Itu jumlah paten yang sangat banyak, melebihi dari penemu apapun di sepanjang hidup mereka.

Paten pertama yang dikantongi oleh Steve Jobs, yang diajukan pada tahun 1980 dan disetujui pada tahun 1983, berjudul ‘Personal Computer’ dan menjadi cikal bakal Mac. Salah satu paten terbaru yang baru-baru ini disahkan adalah desain kubus kaca ikon Apple di Apple Store Fifth Avenue, yang diberikan pada bulan Agustus tahun ini.

Yukari Iwatani Kane (penulis buku “Haunted Empire, Apple After Steve Jobs”) juga mencatat bahwa nama Steve Jobs layak dimasukkan ke dalam jajaran penemu terbanya di seluruh dunia

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Steve Jobs Kantongi 141 Paten Sebelum Meninggal ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK

Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK

Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK, anda bisa menyimak artikel kami tentang Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK dibawah ini.

Samsung memang sempat memiliki masa-masa manis saat popularitas Galaxy S4 tengah mencapai puncak. Namun di 2014, Samsung mengalami masa surut yang berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan, dikarenakan penjualan ponselnya yang terus menurun.

Divisi mobile di Samsung mencatat, dengan penurunan laba 74% yang terdaftar selama kuartal terakhir, Samsung terasa berat untuk berharap laba, meskipun musim liburan sudah dekat. Memang sejauh ini, Samsung masih memimpin pasar smartphone. Namun demikian, akan tetap menimbulkan masalah apabila Samsung tidak bergegas untuk melakukan efisiensi perusahaan. Apalagi jika Samsung belum bisa memprediksi penjualan ponsel akan membaik di 2015.

Kini Samsung dikabarkan ingin “merumahkan” tenaga kerja sebelum ia memiliki kesempatan untuk memproduksi banyak produk, dan lebih memfokuskan diri untuk menjual stok ponsel yang ada. Lebih sedihnya, karyawan yang di-PHK terutama akan dipecat pada bulan Desember, dan akan difokuskan di tingkat eksekutif dan manager.

Dikutip dari sumber softpedia, mengatakan bahwa 20% dari posisi eksekutif akan dipangkas habis. Dan sebanyak 30% dari semua eksekutif divisi mobile akan mengalami perombakan

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Penjualan Ponsel Turun, Samsung Siapkan Gelombang PHK ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II

Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II

Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II, anda bisa menyimak artikel kami tentang Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II dibawah ini.

Setelah mengumumkan smartphone terbarunya untuk pasar di India pada pertengahan November, raksasa telekomunikasi Tiongkok, ZTE telah mengumumkan pada hari Senin (1/12) bahwa mereka secara resmi merilis ZTE Grand S II dan sekarang tersedia untuk sementara dapat dibeli di secara eksklusif melalui Amazon di seluruh pelosok India dengan harga Rs. 13.999 (atau setara dengan Rp. 2.950.800;).

Di balik strategi bisnis ZTE untuk melebarkan sayap di negara-negara berkembang di luar Tiongkok, namun banyak pihak yang menduga bahwa ZTE “memanfaatkan kesempatan” dari tersungkurnya Xiaomi di India. Selain versi OS yang anyar, ZTE Grand S II tampaknya menjadi ponsel yang mengesankan terkait harganya yang ekonomis, dan dianggap ancaman besar bagi Xiaomi Mi 3 yang sekarang secara efektif dihentikan penjualannya di India tanpa alasan yang jelas.

Dilansir dari ndtv, Smartphone ini awalnya diumumkan di CES 2014, dan mulai dijual di Tiongkok pada awal April dengan harga CNY 1.699 (kurang-lebih Rs. 16.375).

Menyegarkan ingatan, ZTE Grand S II adalah ponsel Single-SIM yang memiliki 5,5 inci full-HD display dan menjalankan OS Android v4.2 Jelly Bean. Smartphone ini didukung oleh processor quad-core Qualcomm Snapdragon 800 (MSM8674) dengan clock speed 2.2GHz bersama 2GB RAM. ZTE Grand S II dilengkapi dengan kamera 13MP dengan lampu kilat LED, sementara kamera depannya memiliki resolusi kamera 5MPl. Smartphone ini dilengkapi dengan 16GB penyimpanan inbuilt yang dapat diupgrade melalui kartu microSD (up to 32GB). Selain itu dilengkapi batere 2500mAh, untuk pasokan tenaganya. Berdimensi 157x77x7.9mm dan berat 120 gram, ZTE Grand S II memiliki disain yang ergonomis dan tergolong slim

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Xiaomi Mi3 Tersingkir, Tergantikan ZTE Grand S II ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000

Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000

Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000 – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000 yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000, anda bisa menyimak artikel kami tentang Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000 dibawah ini.

Pre-order Advan Barca Series (Barca Tab 7” dan Barca SmartPhone 5”) dihentikan dua hari lebih awal, yakni pada tanggal 25 November lalu, di mana sedianya pre-order akan berakhir hari ini 27 November 2014.

Penghentian lebih awal pre-order tersebut ternyata disebabkan lantaranan pre-order Barca Tab telah tembus angka 3000 sebelum pre-order ditutup.

“Pre Order Advan Barca Series (Barca Tab 7” dan Barca SmartPhone 5”) yang bekerjasama dengan situs penjualan online ternama di Indonesia yaitu Blibli.com, menorah kesuksesan yang cukup membanggakan. Antusias masyarakat yang cukup besar membuahkan hasil yang luar biasa, dimana penjualan pre order Barca Tab ini tembus di angka 3000an unit sebelum pre order resmi ditutup,” tulis Advan dalam keterangan resminya.

Pre-order yang seharusnya berlangsung dari tanggal 14 November hingga 27 November 2014 di Blibli.com ini ditutup sebelum tanggal pre order yang ditentukan selesai. Kuota yang telah dipersiapkan sudah menembus angka 3000an unit di tanggal 25 November 2014 yang membuat pre order ini harus dihentikan.

Di luar prediksi, Pre Order Advan Barca Series ini harus berhenti sebelum waktu yang ditentukan karena semua unit Advan Barca Series ini telah habis terjual sebesar 3000an unit. Jumlah yang telah diraih tersebut merupakan bukti pencapaian yang cukup menganggumkan serta membanggakan bahwa brand lokal Advan ini sudah memiliki tempat tersendiri di benak masyarakat Indonesia.

Bukan tanpa alasan jika masyarakat begitu antusias melakukan pre-order perangkat Barca Series. Pasalnya, Advan Barca Series, baik dari AdvanBarca Tab 7” dan juga Advan Barca Smartphone 5”hadir denganfitur yang tidak kalah menarik dengan gadget sekelasnya. Sebut saja, desainnya yang sangat elegant dan stylish, di mana body kedua gadget tersebut terbuat dari bahan metal yang menggunakan kecanggihan dari Aviation German Technology. Teknologi ini membuat Advan Barca Series sangat nyaman digenggam dan tidak mudah lepas dari genggaman tangan.

Fitur lain yang juga tidak kalah menarik ialah kamera kedua gadget tersebut memakai kamera berteknologi dari Sony IMX 219, di mana baik kamera belakang dan depan Advan Barca Smartphone 5 inch memiliki resolusi 8 megapixel sehingga dapat menghasilkan gambar dan momen berharga menjadi lebih hidup.

Strategi Advan dengan melibatkan sektor olah raga melalui kerja sama klub Barcelona menjadi langkah jitu untuk memperluas pasar tablet dan smartphonenya saat ini. Melihat sepak bola dipandang sebagai olah raga terfavorit di Indonesia yang memiliki prospek pasar yang cukup menjanjikan.

“Bagi para masyarakat dan pecinta klub sepakbola ternama Barcelona ini yang masih belum kebagian pada pre order kemarin, Advan akan membuka Open Registrasi Inden yang akan kembali diadakan di Blibli.com selama 1 minggu dari tanggal 28 November – 4 Desember 2014,”tandas Michael selaku Product Manager Advan Barca

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Ditutup Lebih Awal, Pre-order Advan Barca Series Tembus Angka 3000 ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?

Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?

Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?, anda bisa menyimak artikel kami tentang Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? dibawah ini.

Mengalami perkembangan yang relatif sukses dalam kampanyenya di crowdfunding IndieGoGo Jolla akhirnya menambah wilayah pemasaran Jolla Tablet ke wilayah Kanada dan Australia. Apakah akan masuk wilayah Asia Tenggara khususnya Indonesia?

Sebelumnya diumumkan beberapa waktu minggu lalu, tablet berbasis OS Sailfish ini memang sudah direncanakan akan dipasarkan untuk pasar tertentu pada tahun 2015. Namun dengan suksesnya melewati angka 1,2 juta, Pihak Jolla menerima feedback dari pihak yang berkepentingan untuk menambah wilayah pemasaran.

Bahkan jika ada banyak pengguna Indonesia yang ikut memberikan kontribusi minimal $ 209 pada kampanyenya di IndieGoGo, bukan tidak mungkin Jolla Tablet ini akan masuk di Pasar Tanah Air.

Tablet ini dikatakan kapal beberapa waktu Mei tahun depan, Tablet Jolla dibekali layar 7,9 inci IPS, 1536 x 2048 piksel, kepadatan 330 ppi, kamera belakang 5MP, kamera depan 2MP, prosesor Intel Atom quad-core 1.8GHz, RAM 2GB, memori internal 32GB, slot kartu microSD dan 4300 mAh baterai

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi

Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi

Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi, anda bisa menyimak artikel kami tentang Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi dibawah ini.

Blue Coat Systems, Inc., sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi keamanan bisnis, mengumumkan hasil riset terbarunya.
Dari hasil riset terbaru Blue Coat menunjukkan bahwa semakin maraknya penggunaan sistem enkripsi untuk mengamankan data justru menciptakan kondisi yang sempurna bagi para penjahat cyber untuk menyelipkan malware di dalam data transaksi yang dienkripsi, dan bahkan mengurangi kerumitan pembuatan malware cerdas yang bisa menghindari deteksi keamanan.

Penggunaan enkripsi di berbagai jenis situs web, baik bisnis dan konsumen, malah meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan pribadi. Saat ini, delapan dari 10 situs web yang teratas di dunia menurut Alexa memiliki teknologi enkripsi SSL di seluruh bagian dari situs mereka. Contohnya, raksasa teknologi dunia semisal Google, Amazon dan Facebook, sudah berpindah ke model “always on HTTPS” untuk mengamankan data yang dialirkan melalui enkripsi SSL.

Aplikasi yang penting bagi bisnis, contohnya penyimpanan file, pencarian, software bisnis berbasis cloud serta media sosial, sudah sejak lama menerapkan enkripsi untuk melindungi data yang dialirkan. Walau demikian, tidak adanya visibilitas ke dalam lalu lintas data tersebut malah menjadi ancaman keamanan bagi banyak perusahaan karena banyak penyalahgunaan SSL yang tidak bisa terdeteksi oleh perangkat keamanan.
Sebagai hasilnya, enkripsi memberi jalan bagi suatu bentuk ancaman supaya tidak terdeteksi oleh lapisan keamanan, dan menimbulkan kebocoran data di dalam sistem perusahaan. Dalam periode tujuh hari, Blue Coat Labs menemukan lebih dari 100,000 request yang berasal dari para pelanggan mengenai informasi keamanan situs-situs yang menggunakan protokol keamanan enkripsi HTTPS untuk mengatasi dan mengendalikan penyebaran malware.

Menyingkap Jurang Visibiitas
Berdasarkan laporan Blue Coat terkini yang berjudul “2014 Security Report – The Visibility Void”, penyalahgunaan jalur lalu lintas data terenkripsi menjadi semakin populer di kalangan penjahat cyber karena:
• Serangan malware yang menggunakan enkripsi sebagai jubah persembunyiannya, akan lebih sederhana karena pembuatnya berpikir bahwa enkripsi akan menyembunyikan bentuk serangan dari ‘mata’ perusahaan.
• Kehilangan data yang besar sangat mungkin terjadi sebagai akibat dari serangan pihak luar atau orang dalam yang mengalami sakit hati, dan data yang rahasia bisa bocor ke luar.
• Dengan menggabungkan situs web yang berumur pendek “One-Day Wonders,” dengan enkripsi dan menjalankan malware serta pencurian data lewat SSL, perusahaan bisa saja tidak menyadari bahwa dirinya sedang diserang, dan dengan demikian tidak mampu mencegah, mendeteksi serta mengambil tindakan untuk mengatasinya.

Penggunaan enkripsi yang semakin berkembang berarti ada semakin banyak perusahaan yang tidak mampu melihat informasi yang keluar-masuk dari jaringan, sehingga menciptakan ‘titik kebutaan’ bagi mereka. Malah faktanya, dalam periode 12 bulan yang dimulai dari September 2013, informasi keamanan yang diterima oleh Blue Coat 11-14 persen di antaranya bertanya mengenai keamanan situs web yang terenkripsi.

Salah satu contoh ancaman malware yang bersembunyi di balik lalu lintas data terenkripsi adalah Dyre, sebuah Trojan asal Ukraina yang tersebar luas dan bisa mencuri passwordpengguna. Setelah pihak berwenang menutup ruang gerak Zeus, salah satu malware jenis Trojan horse yang paling populer dan sukses mengobrak-abrik sistem komputer, Dyre muncul dan menggantikan Zeus hanya dengan menambahkan fungsi enkripsi di tubuhnya! Kini, Dyre memanfaatkan sifat-sifat manusia untuk menembus keamanan perusahaan-perusahaan paling besar di seluruh dunia, untuk mengorek akun-akun yang bisa mengungkap nomor Social Security, nomor dan informasi rekening bank, informasi kesehatan yang rahasia, hak cipta intelektual, dan sebagainya.

“Tarik ulur antara keamanan pribadi dan keamanan perusahaan menciptakan sebuah pintu yang terbuka bagi serangan malware melalui SSL di jaringan perusahaan sehingga menimbulkan resiko bagi data semua orang,” kata Adji Adidwiwidjana, Country Manager Blue Coat Indonesia.

“Supaya perusahaan bisa menjaga data pelanggan tetap aman dan mematuhi peraturan yang berlaku, mereka perlu visibilitas untuk bisa melihat ancaman keamanan yang tersembunyi di balik lalu lintas data terenkripsi dan kendali akan lalu lintas data yang menyeluruh untuk memastikan bahwa keamanan data para karyawan terjamin,” tandas dia lagi.

Bagaimana Cara Untuk Menjaga Keamanan dan Kerahasiaan?
Kebutuhan keamanan perusahaan harus diimbangi dengan kebijakan kerahasiaan pribadi serta kepatuhan terhadap peraturan. Karena kebijakan perusahaan dan peraturan yang berlaku bisa berbeda tergantung dari jenis negara serta perusahaan, maka pelaku bisnis membutuhkan kemampuan dekripsi yang fleksibel, mudah diatur, mudah diubahsuai, dan terarah supaya mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk membantu perusahaan memenuhi kebijakan perusahaan serta patuh terhadap peraturan sambil tetap mengamankan diri dari ancaman yang ada dalam lalu lintas data terenkripsi, Blue Coat sudah menciptakan daftar faktor-faktor utama yang harus diperhatikan oleh para staf keamanan IT ketika mereka menemui masalah serupa dalam perusahaan. Daftar lengkapnya tersedia dalam laporan “The Visibility Void

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan

Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan

Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan, anda bisa menyimak artikel kami tentang Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan dibawah ini.

Avaya, penyedia layanan komunikasi bisnis dan sistem kolaborasi global, baru-baru ini mengumumkan bahwa perusahaan itu telah meraih penghargaan 2014 Frost & Sullivan Asia Pacific Enterprise Networking Customer Value Enhancement Award.

Pada acara penyerahan penghargaan tanggal 16 Oktober, Andrew Hindmarch, Asia Pacific Networking Leader, Avaya, menerima penghargaan tersebut dari Andrew Milroy, Vice President, ICT Research, Frost& Sullivan Asia Pacific.

Penghargaan peningkatan nilai bagi pelanggan diberikan kepada perusahaan yang telah meningkatkan nilai kepada pelanggannya melalui layanan networking-nya dan mencatatkan peningkatan revenue pada jajaran produk networking tersebut. Kriteria penghargaan tersebut termasuk pengaruh pada bisnis yang diraih — seperti pertumbuhan, penambahan pelanggan, potensi pertumbuhan dan efisiensi operasional – dan pengaruh pada pelanggan, berdasarkan nilai kinerja berbanding harga, dan pengalaman pelanggan di seluruh proses.

Avaya berada di pusat transformasi software di networking, menciptakan peluang bagi para CIO dan manajer IT untuk menghemat pengeluaran dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Sejak implementasi Avaya Networking di Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014, semakin bertambah jumlah pelanggan di seluruh dunia yang menyadari kesederhanaan dan keunikan, peningkatan uptime dan kapabilitas application-friendly dari Avaya Fabric Connect. Implementasi Fabric Connect meningkat 100% dari tahun ke tahun.

Dalam survei terhadap manajer IT di Asia Pasifik baru-baru ini, Avaya menemukan bahwa 96% mengakui dampak buruk akibat kompleksitas jaringan mereka, yang membatasi kapan dan apa yang dapat diimplementasikan – sebagai konsekuensi dari kesalahan perubahan termasuk gangguan dan penundaan proyek IT lain, pengaruhnya pada produktivitas karyawan dan gangguan pada rantai pasokan. Hampir semua perusahaan (98%) mengalami penundaan pada perubahan dan peningkatan sistem teknologi bisnis karena menunggu maintenance windows.

Baca juga:
Avaya Raih Gelar Unified Communications Vendor of the Year in ASEAN
Avaya Aura VE, Arsitektur Komunikasi Berstatus VMware Ready dari Avaya

Avaya Fabric Connect memberikan langkah pertama untuk menyederhanakan lingkungan network perusahaan, menghilangkan kebutuhan untuk konfigurasi multi-touch dan menyediakan jalan untuk otomatisasi network end-to-end. Fabric Connect mengurangi lebih dari 20 protokol yang digunakan dalam legacy network menjadi satu saja sehingga meningkatkan kesederhanaan, karena itulah semakin banyak organisasi dan bisnis yang menyambut solusi ini dalam operasi IT mereka, dan 100% kompatibel dengan jaringan Ethernet yang sudah ada. Dengan simplisitas ini, perusahaan mendapatkan ketangkasan layanan yang sesungguhnya untuk dapat mengimplementasikan aplikasi dan layanan dengan cepat di atas network dan secara otomatis menyesuaikan kualitas layanan yang dibutuhkan oleh aplikasi. Selain itu, Fabric Connect mengurangi kesalahan secara otomatis dalam mendistribusikan parameter layanan ketika mengimplementasikan layanan network baru; personel IT hanya perlu mengkonfigurasi perangkat tepi, tanpa menyentuh switches penting dan distribusi.

“Avaya berhasil menggunakan fabric defined networking sebagai pasak pada as roda dalam transformasi bisnis dalam pasar networking yang sangat kompetitif. Mereka memelopori networking berbasis fabric untuk kebutuhan enterprise end-to-end. Pelanggan di seluruh Asia Pasifik menyatakan bahwa solusi Avaya sederhana, mudah diimplementasikan, dan beroperasi dengan baik dengan infrastruktur yang sudah ada. Kesuksesannya di Olimpiade Sochi menunjukkan keberhasilan implementasi skala besar, tetapi Avaya juga menginstal fabric skala kecil seperti unit 6 rak. Avaya menjamin peningkatan nilai kepada pelanggan dengan menambahkan fitur best-in-class mereka, memberikan penghematan biaya dan menguatkan infrastruktur network,” demikian dikatakan Harsh Upadhyay, Industry Analyst, ICT Asia Pacific, Frost & Sullivan

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Avaya Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dari Frost & Sullivan ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn

Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn

Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn, anda bisa menyimak artikel kami tentang Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn dibawah ini.

Sebagai bagian dari rencana restrukturisasi keseluruhan Samsung yang terungkap awal pekan ini, sebuah laporan baru mengatakan bahwa perusahaan ini berencana akan menutup layanan ChatOn-nya.

Dilansir dari The Korea Times, seorang pejabat Samsung yang tidak disebutkan namanya mengatakan ,”Samsung Electronics berencana untuk keluar dari pasar perpesanan mobile region-to-region sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk merestrukturisasi bisnis yang menguntungkan dan meningkatkan keuntungan.”

Sumber lain Samsung yang juga tidak disebutkan namanya menyatakan, “Samsung berada di jalur untuk merampingkan unit usahanya. Dari sudut pandang bisnis, ChatOn bukanlah bisnis yang dapat menunjukkan perkembangan di masa depan.”

ChatOn pertama kali diluncurkan pada tahun 2011 dan saat ini sedang digunakan di 120 negara dalam 63 bahasa. ChatOn tersedia untuk platform Android, iOS dan BlackBerry.

Laporan ini tidak menyatakan persis kapan atau di region mana layanan ChatOn akan ditutup, meskipun eksekutif Samsung yang tidak disebutkan namanya tersebut mengklaim bahwa itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Bahkan, disebutkan bahwa ChatOn untuk platform tertentu akan mendapatkan update sebelum ditarik secara total. Apakah Anda adalah salah satu pengguna yang akan merasa kehilangan saat ChatOn akhirnya resmi ditutup?

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.