Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE

Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE

Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE, anda bisa menyimak artikel kami tentang Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE dibawah ini.

Operator seluler Telkomsel hari ini resmi meluncurkan layanan 4G LTE secara komersil di spektrum 900 MHz. Dengan begitu Telkomsel menjadi operator pertama yang menggelar layanan mobile broadband generasi terbaru secara komersil di Indonesia.

Untuk saat ini, layanan 4G LTE milik Telkomsel baru bisa dinikmati di Jakarta dan Bali. Ke depannya layanan Telkomsel 4G ini bisa tersedia di kota-kota besar di Indonesia.

Bagi yang ingin menikmati layanan 4G LTE Telkomsel, selain memiliki ponsel yang dilengkapi dengan kemampuan menjalankan 4G LTE, pengguna juga harus menggunakan SIM Card 4G yang bisa didapatkan di layanan GraPari Telkomsel.

Baca juga:
7 Smartphone Murah Berjaringan 4G LTE
Bermitra Dengan Telkomsel, LG G3 4G LTE Mulai Tersedia di Indocomtech

Peluncuran layanan 4G LTE Telkomsel ini dihadiri oleh Menkominfo Rudiantara. Di 2015 nanti, Rudiantara menyebutkan bahwa layanan LTE 4G bisa menggunakan spektrum 1800 MHz. Menurutnya, hal terpenting yang harus dipersiapkan ekosistem 4G terlebih dahulu seperti kartu SIM, perangkat, serta pelayanan yang ahli terhadap teknologi baru ini

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Telkomsel Resmi Luncurkan Layanan 4G LTE ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Advertisements

GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp

GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp

GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp, anda bisa menyimak artikel kami tentang GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp dibawah ini.

GrabTaxi Holdings Pte Ltd (“GrabTaxi”) dan SoftBank Internet and Media, Inc. (“SIMI”) hari ini mengumumkan kesepakatan investasi senilai 250 juta USD. Dengan gelontoran uang sebesar itu SoftBank Corp. pun menjadi investor terbesar GrabTaxi.

Nikesh Arora, Vice Chairman of SoftBank Corp. dan CEO SIMI mengatakan, “Dalam dua tahun yang singkat, GrabTaxi telah menjadi pemain dominan di industri aplikasi mobile pemesanan taksi di Asia Tenggara, yang menjadi pembuktian terhadap kepemimpinan Anthony. Kami nantikan kerjasama dengan tim GrabTaxi yang berbakat dan mendukung pengembangan berikutnya dari GrabTaxi di Asia Tenggara.”

Diluncurkan pada tahun 2012, GrabTaxi kini melayani 17 kota di 6 negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Indonesia. Melalui investasi dan kemitraan strategis dengan GrabTaxi ini, SoftBank Group berharap untuk semakin membangun keberadaannya di Asia Tenggara dan memaksimalkan sinergi dengan jaringan perusahaan-perusahaan internet di seluruh dunia yang telah dimilikinya.

“Kami merasa senang mengakhiri setahun yang penuh dengan pertumbuhan ini dengan pendanaan rekor dari grup besar global SoftBank. Kami bersyukur bahwa mereka mempercayai kami dan kami akan memanfaatkan keahlian SoftBanks dan sinergi grup lintas platform internet dan mobile yang mereka miliki untuk semakin mempercepat pertumbuhan kami. Pendanaan terbaru ini akan membantu mendorong misi kami untuk merevolusi dan meningkatkan cara penduduk Asia Tenggara berpindah dengan lebih agresif dari sebelumnya,” kata Anthony Tan, Founder dan Group CEO GrabTaxi.

Baca juga:
Dalam Setahun, Investasi Gabungan GrabTaxi Meningkat 90 Juta USD

Dengan investasi total dalam 14 bulan terakhir yang mencapai hampir 340 juta USD, GrabTaxi memimpin di wilayah Asia Tenggara dalam hal pendanaan dan pertumbuhan. Meskipun kompetisi di pasar Asia Tenggara meningkat tajam di tahun ini, GrabTaxi terus mendominasi pasar dan mempertahankan pertumbuhan yang kuat dalam jaringan pengemudi taksi dan pengunduhan aplikasi mobile. Dengan lebih dari 500.000 pengguna aktif dan 2,5 juta pengunduhan apps hingga hari ini, GrabTaxi memiliki jaringan yang terluas di Asia Tenggara.

“Pertumbuhan tetap menjadi fokus utama bagi GrabTaxi dan kami kini memiliki dana yang cukup besar untuk mempercepat ekspansi kami di Asia Tenggara. Fokus kami yang kuat di wilayah ini juga berarti bahwa setiap pasar kami akan menerima porsi yang signifikan dari pendanaan tersebut dibandingkan dengan pemain-pemain lebih besar yang akan harus lebih melonggarkan dana mereka. Tentu saja kami tidak akan lengah dalam posisi kami sebagai pemimpin pasar dan pendanaan ini akan memastikan kami bisa meningkatkan posisi kepemimpinan kami seiring dengan tumbuhnya industri ini dalam beberapa tahun ke depan,” tandas Cheryl Goh, Group VP Marketing GrabTaxi.

Dalam 12 bulan terakhir (November 2013 hingga November 2014), pertumbuhan GrabTaxi eksponensial, dengan jumlah pengemudi taksi meningkat hampir 300% menjadi 60.000; pengguna aplikasi mobile tumbuh hampir 500% menjadi 500.000 pengguna saat ini. Pengunduhan aplikasi GrabTaxi meningkat hampir 400% menjadi 2,5 juta. GrabTaxi mengestimasikan ada tiga pemesanan taksi terjadi di aplikasi mereka setiap detik di wilayah ini, yang berarti hampir 800% peningkatan dari setahun yang lalu.

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul GrabTaxi Raih Dana Investasi Sebesar 250 Juta USD dari Softbank Corp ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak

Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak

Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak, anda bisa menyimak artikel kami tentang Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak dibawah ini.

Awal tahun ini, sebuah berita mengklaim bahwa Google sedang membuat layanan yang lebih tepat dan dapat diakses untuk anak-anak. Laporan ini mencatat bahwa Google ingin merombak produk online untuk memungkinkan anak-anak bisa dengan mudah menggunakannya secara legal dan aman.

USA Today kini telah menerbitkan sebuah laporan terbaru, bahwa pihak Google membenarkan rumor awal tahun tersebut mengenai layanan khusus Google yang datang dalam versi untuk anak-anak. Pavni Diwanji (Google VP of Engineering) mengatakan bahwa Google sedang mengerjakan versi produk yang paling populer, seperti Google Search dan YouTube, untuk anak-anak berusia 12 tahun dan di bawah 12 tahun.

Dilansir dari 9to5google, Diwanji mengatakan bahwa motif utama Google untuk mempercepat rencananya untuk layanan yang ramah digunakan oleh anak-anak adalah bahwa banyak karyawan dan eksekutif di perusahaan sekarang memiliki anak dan mereka membuat dorongan yang kuat untuk layanan yang anak-anak mereka sendiri dapat menggunakannya dengan aman. Diwanji sendiri, adalah seorang ibu dari dua anak, yang sangat mendukung upaya Google tersebut.

Pihak eksekutif Google lalu menjelaskan bahwa perusahaan sepenuhnya mengharapkan produk ini menjadi booming dan banyak digunakan oleh anak-anak di seluruh dunia. Diwanji menjelaskan bahwa Google ingin anak-anak aman saat menggunakan Internet, dan sesuai dengan kebutuhan seusianya.

Baca juga:
Trik Jalankan Aplikasi dengan “Google Play Service” di BB10
Ooloo, Aplikasi Mirip Siri & Google Now yang Andalkan Tenaga Manusia
Review: LG Nexus 5, KitKat Pertama, Ponsel Google Generasi Ke Lima

Saat ini Google memiliki lahan yang cukup luas di kantor pusatnya di Mountain View yang didedikasikan untuk memungkinkan anak-anak karyawan untuk bermain-main dan bermain dengan produk prototipe awal dari Google versi anak tersebut. Ruangan ini, yang disebut Kids Studio, memberikan petunjuk pada Google bahwa ada banyak sekali pola perbedaaan penggunaan internet yang digunakan anak-anak daripada orang dewasa saat browsing internet.

Sejauh ini Google belum mengumumkan jadwal untuk peluncuran versi kid-friendly dari YouTube, Search, dan Chrome, tetapi Google mengatakan bahwa inisiatif ini akan diwujudkan dalam waktu dekat

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Google Berencana Rilis Layanannya Dalam Versi Anak ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?

Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?

Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?, anda bisa menyimak artikel kami tentang Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? dibawah ini.

Mengalami perkembangan yang relatif sukses dalam kampanyenya di crowdfunding IndieGoGo Jolla akhirnya menambah wilayah pemasaran Jolla Tablet ke wilayah Kanada dan Australia. Apakah akan masuk wilayah Asia Tenggara khususnya Indonesia?

Sebelumnya diumumkan beberapa waktu minggu lalu, tablet berbasis OS Sailfish ini memang sudah direncanakan akan dipasarkan untuk pasar tertentu pada tahun 2015. Namun dengan suksesnya melewati angka 1,2 juta, Pihak Jolla menerima feedback dari pihak yang berkepentingan untuk menambah wilayah pemasaran.

Bahkan jika ada banyak pengguna Indonesia yang ikut memberikan kontribusi minimal $ 209 pada kampanyenya di IndieGoGo, bukan tidak mungkin Jolla Tablet ini akan masuk di Pasar Tanah Air.

Tablet ini dikatakan kapal beberapa waktu Mei tahun depan, Tablet Jolla dibekali layar 7,9 inci IPS, 1536 x 2048 piksel, kepadatan 330 ppi, kamera belakang 5MP, kamera depan 2MP, prosesor Intel Atom quad-core 1.8GHz, RAM 2GB, memori internal 32GB, slot kartu microSD dan 4300 mAh baterai

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia?. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Tambah Wilayah Pemasaran, Akankah Jolla Tablet Masuk Indonesia? ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi

Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi

Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi, anda bisa menyimak artikel kami tentang Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi dibawah ini.

Blue Coat Systems, Inc., sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi keamanan bisnis, mengumumkan hasil riset terbarunya.
Dari hasil riset terbaru Blue Coat menunjukkan bahwa semakin maraknya penggunaan sistem enkripsi untuk mengamankan data justru menciptakan kondisi yang sempurna bagi para penjahat cyber untuk menyelipkan malware di dalam data transaksi yang dienkripsi, dan bahkan mengurangi kerumitan pembuatan malware cerdas yang bisa menghindari deteksi keamanan.

Penggunaan enkripsi di berbagai jenis situs web, baik bisnis dan konsumen, malah meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan pribadi. Saat ini, delapan dari 10 situs web yang teratas di dunia menurut Alexa memiliki teknologi enkripsi SSL di seluruh bagian dari situs mereka. Contohnya, raksasa teknologi dunia semisal Google, Amazon dan Facebook, sudah berpindah ke model “always on HTTPS” untuk mengamankan data yang dialirkan melalui enkripsi SSL.

Aplikasi yang penting bagi bisnis, contohnya penyimpanan file, pencarian, software bisnis berbasis cloud serta media sosial, sudah sejak lama menerapkan enkripsi untuk melindungi data yang dialirkan. Walau demikian, tidak adanya visibilitas ke dalam lalu lintas data tersebut malah menjadi ancaman keamanan bagi banyak perusahaan karena banyak penyalahgunaan SSL yang tidak bisa terdeteksi oleh perangkat keamanan.
Sebagai hasilnya, enkripsi memberi jalan bagi suatu bentuk ancaman supaya tidak terdeteksi oleh lapisan keamanan, dan menimbulkan kebocoran data di dalam sistem perusahaan. Dalam periode tujuh hari, Blue Coat Labs menemukan lebih dari 100,000 request yang berasal dari para pelanggan mengenai informasi keamanan situs-situs yang menggunakan protokol keamanan enkripsi HTTPS untuk mengatasi dan mengendalikan penyebaran malware.

Menyingkap Jurang Visibiitas
Berdasarkan laporan Blue Coat terkini yang berjudul “2014 Security Report – The Visibility Void”, penyalahgunaan jalur lalu lintas data terenkripsi menjadi semakin populer di kalangan penjahat cyber karena:
• Serangan malware yang menggunakan enkripsi sebagai jubah persembunyiannya, akan lebih sederhana karena pembuatnya berpikir bahwa enkripsi akan menyembunyikan bentuk serangan dari ‘mata’ perusahaan.
• Kehilangan data yang besar sangat mungkin terjadi sebagai akibat dari serangan pihak luar atau orang dalam yang mengalami sakit hati, dan data yang rahasia bisa bocor ke luar.
• Dengan menggabungkan situs web yang berumur pendek “One-Day Wonders,” dengan enkripsi dan menjalankan malware serta pencurian data lewat SSL, perusahaan bisa saja tidak menyadari bahwa dirinya sedang diserang, dan dengan demikian tidak mampu mencegah, mendeteksi serta mengambil tindakan untuk mengatasinya.

Penggunaan enkripsi yang semakin berkembang berarti ada semakin banyak perusahaan yang tidak mampu melihat informasi yang keluar-masuk dari jaringan, sehingga menciptakan ‘titik kebutaan’ bagi mereka. Malah faktanya, dalam periode 12 bulan yang dimulai dari September 2013, informasi keamanan yang diterima oleh Blue Coat 11-14 persen di antaranya bertanya mengenai keamanan situs web yang terenkripsi.

Salah satu contoh ancaman malware yang bersembunyi di balik lalu lintas data terenkripsi adalah Dyre, sebuah Trojan asal Ukraina yang tersebar luas dan bisa mencuri passwordpengguna. Setelah pihak berwenang menutup ruang gerak Zeus, salah satu malware jenis Trojan horse yang paling populer dan sukses mengobrak-abrik sistem komputer, Dyre muncul dan menggantikan Zeus hanya dengan menambahkan fungsi enkripsi di tubuhnya! Kini, Dyre memanfaatkan sifat-sifat manusia untuk menembus keamanan perusahaan-perusahaan paling besar di seluruh dunia, untuk mengorek akun-akun yang bisa mengungkap nomor Social Security, nomor dan informasi rekening bank, informasi kesehatan yang rahasia, hak cipta intelektual, dan sebagainya.

“Tarik ulur antara keamanan pribadi dan keamanan perusahaan menciptakan sebuah pintu yang terbuka bagi serangan malware melalui SSL di jaringan perusahaan sehingga menimbulkan resiko bagi data semua orang,” kata Adji Adidwiwidjana, Country Manager Blue Coat Indonesia.

“Supaya perusahaan bisa menjaga data pelanggan tetap aman dan mematuhi peraturan yang berlaku, mereka perlu visibilitas untuk bisa melihat ancaman keamanan yang tersembunyi di balik lalu lintas data terenkripsi dan kendali akan lalu lintas data yang menyeluruh untuk memastikan bahwa keamanan data para karyawan terjamin,” tandas dia lagi.

Bagaimana Cara Untuk Menjaga Keamanan dan Kerahasiaan?
Kebutuhan keamanan perusahaan harus diimbangi dengan kebijakan kerahasiaan pribadi serta kepatuhan terhadap peraturan. Karena kebijakan perusahaan dan peraturan yang berlaku bisa berbeda tergantung dari jenis negara serta perusahaan, maka pelaku bisnis membutuhkan kemampuan dekripsi yang fleksibel, mudah diatur, mudah diubahsuai, dan terarah supaya mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk membantu perusahaan memenuhi kebijakan perusahaan serta patuh terhadap peraturan sambil tetap mengamankan diri dari ancaman yang ada dalam lalu lintas data terenkripsi, Blue Coat sudah menciptakan daftar faktor-faktor utama yang harus diperhatikan oleh para staf keamanan IT ketika mereka menemui masalah serupa dalam perusahaan. Daftar lengkapnya tersedia dalam laporan “The Visibility Void

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Awas! Ditemukan Celah Keamanan Tersembunyi dalam Data Terenkripsi ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn

Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn

Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn – Kali ini Ragam Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn, anda bisa menyimak artikel kami tentang Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn dibawah ini.

Sebagai bagian dari rencana restrukturisasi keseluruhan Samsung yang terungkap awal pekan ini, sebuah laporan baru mengatakan bahwa perusahaan ini berencana akan menutup layanan ChatOn-nya.

Dilansir dari The Korea Times, seorang pejabat Samsung yang tidak disebutkan namanya mengatakan ,”Samsung Electronics berencana untuk keluar dari pasar perpesanan mobile region-to-region sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk merestrukturisasi bisnis yang menguntungkan dan meningkatkan keuntungan.”

Sumber lain Samsung yang juga tidak disebutkan namanya menyatakan, “Samsung berada di jalur untuk merampingkan unit usahanya. Dari sudut pandang bisnis, ChatOn bukanlah bisnis yang dapat menunjukkan perkembangan di masa depan.”

ChatOn pertama kali diluncurkan pada tahun 2011 dan saat ini sedang digunakan di 120 negara dalam 63 bahasa. ChatOn tersedia untuk platform Android, iOS dan BlackBerry.

Laporan ini tidak menyatakan persis kapan atau di region mana layanan ChatOn akan ditutup, meskipun eksekutif Samsung yang tidak disebutkan namanya tersebut mengklaim bahwa itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Bahkan, disebutkan bahwa ChatOn untuk platform tertentu akan mendapatkan update sebelum ditarik secara total. Apakah Anda adalah salah satu pengguna yang akan merasa kehilangan saat ChatOn akhirnya resmi ditutup?

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Samsung Akan Tutup Layanan ChatOn ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Ragam Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.